Home Tutorial SEO Keyword Turunan Sangat Penting untuk Blog

Keyword Turunan Sangat Penting untuk Blog

10
0
pentingnya-keyword-turunan-untuk-blog
pentingnya-keyword-turunan-untuk-blog

Kamu tentu menginginkan situsmu bisa mendapat peringkat terbaik di search engine. Itu berarti kamu harus siap berkompetisi sengit dengan situs-situs lain yang sudah memiliki authority score yang baik. Sayangnya, jika kamu hanya mengandalkan keyword utama yang umum, akan sangat sulit bersaing. Oleh sebab itu, kamu perlu memahami cara mencari keyword turunan.

Saat melakukan pencarian kata kunci, penting untuk menargetkan kata kunci yang panjang dan sangat spesifik — ini dikenal sebagai kata kunci turunan atau long tail keyword. Jika kamu ingin meningkatkan traffic dan konversi lebih cepat dengan sedikit usaha, maka menggunakan kata kunci turunan adalah cara yang harus kamu lakukan.

pentingnya-keyword-turunan-untuk-blog
pentingnya keyword turunan untuk blog

Apa Itu Keyword Turunan?

Keyword turunan adalah frasa pencarian yang bersifat spesifik, bertarget, dan memiliki volume pencarian yang lebih rendah. Tidak seperti kata kunci umum bervolume tinggi yang berfokus pada topik yang luas, kata kunci turunan merujuk pada sub-kumpulan topik yang berbeda. Kata kunci niche ini biasanya terdiri dari tiga kata atau lebih.

Contoh kata kunci turunan adalah “jual sepeda bekas Jakarta”. Sedangkan, keyword utamanya misal, “jual sepeda”.

Meskipun keyword turunan memiliki volume pencarian yang lebih rendah daripada kata kunci utama, kata kunci tersebut biasanya kurang kompetitif. Sehingga lebih mudah masuk peringkat terbaik. Dan karena kata kunci turunan menargetkan traffic yang lebih spesifik, kata kunci tersebut biasanya memiliki tingkat konversi yang lebih baik daripada kata kunci utama atau umum.

Bagaimana Cara Mencari Keyword Turunan Secara Efektif?

Meskipun memilih kata kunci turunan yang tepat tidak selalu mudah. Namun pemakaiannya juga tidak harus berlebihan. Di bawah ini kami telah menguraikan contoh dan kiat dalam memilih kata kunci turunan, antara lain:

1. Gunakan saran pencarian Google

Sadarkah, saran Google adalah sumber variasi keyword turunan yang luar biasa. Kamu bisa memulainya dengan mengetik keyword utama ke dalam kotak pencarian Google. Kemudian, lihatlah variasi apa yang disarankan Google.

Keyword turunan yang muncul di saran Google merupakan frasa yang paling banyak dicari orang. Tentu saran-saran ini tidak serta merta menyuruh kamu untuk mencari tentang hal tersebut. Tetapi mungkin ini bisa menginspirasi kamu tentang konten yang bagus.

2. Gunakan Google Penelusuran Terkait

Google Penelusuran Terkait memang hampir mirip fungsinya dengan saran pencarian Google. Perbedaannya hanya terletak pada letak posisinya. Google Penelusuran Terkait muncul di bagian bawah SERP (Search Engine Result Pages) alias di bawah halaman pertama hasil organik.

Menariknya, kamu mungkin mendapatkan sedikit lebih banyak saran dari Google Penelusuran Terkait atau Google Related Search. Biasanya kamu bisa memperoleh hingga delapan saran keyword turunan.

3. Ubah menjadi pertanyaan seperti “apa” atau “bagaimana”

Kini semakin banyak pengguna Google yang memasukkan kueri mereka dalam bentuk pertanyaan. Misalnya, “bagaimana cara membuat laporan keuangan”. Saat melakukan brainstorming, pertanyaan yang panjang mungkin saja ditanyakan oleh target audiens kamu. Maka, pastikan untuk membuat judul tulisan yang dimulai dengan pertanyaan “apa”, “bagaimana”, “dimana”, dan lain-lain.

Kata-kata berupa pertanyaan biasanya mengungkapkan masalah spesifik yang dimiliki banyak orang. Mungkin saja ini akan sering muncul saat kamu meninjau keyword turunan di tools SEO pilihanmu.

4. Tambahkan keyword umum di dalam keyword turunan

Agar lebih efektif, kamu bisa menambahkan kata kunci umum di keyword turunan kamu. Misalnya, jika kamu menjual produk buket bunga, tambahkan kombinasi istilah seperti “cantik”, “segar”, “asli”, atau tambahkan jenis bunga yang kamu maksud. Poin pentingnya adalah tambahkan istilah  yang relevan terhadap keyword kamu.

Selain itu, coba tambahkan juga informasi lokal, misalnya, “buket bunga Bandung”. Ini memang terlihat begitu spesifik. Namun, jangan khawatir tentang berkurangnya target pasarmu. Justru dengan mempersempit kueri pencarian, memungkinkan kamu memperoleh pengunjung yang potensial. Dengan pencarian yang menyesuaikan lokasi wilayah mereka, maka peluang konversimu juga lebih tinggi.

5. Utamakan yang bervolume pencarian di atas 1.000

Ini salah satu strategi yang paling menarik. Kalau kamu sudah menemukan keyword turunan dengan volume pencarian di atas 1.000 dan kompetisi yang rendah, kontenmu bisa saja melesat di halaman pertama Google. Namun kamu membutuhkan tools untuk mempermudahmu menemukan kata kunci turunan berciri-ciri seperti itu.

Ada banyak tools gratis yang bisa kamu manfaatkan untuk menemukan keyword turunan terbaik. Penasaran? Setelah pembahasan ini, kita akan bahas satu persatu yaa.

6. Perhatikan konten kompetitor kamu

Dengan bantuan dari tools SEO dan pencarian Google, kamu bisa mengintip kompetitormu. Apa saja keyword turunan yang mereka gunakan untuk bisa masuk halaman pertama Google. Catat keyword yang sering muncul di halaman peringkat teratas, lalu masukkan ke dalam ide kontenmu. Dari situ, kamu akan mendapatkan paparan kata kunci dan ide yang mungkin belum pernah kamu pertimbangkan sebelumnya.

7. Social media dan Forum sebagai inspirasi

Berselancar di social media nyatanya sangat bermanfaat untuk memberikan inspirasi ide konten. Karena bagaimanapun di social media, berkumpul beragam macam orang secara organik yang menaruh minat pada berbagai topik.

Cara mencari keyword turunan melalui social media juga terbilang mudah. Kamu cukup memantau akun-akun social media yang memiliki niche yang sama dengan website kamu. Kemudian lihat bagaimana audiens mereka tertarik dengan konten yang mereka buat. Dari situlah, kamu bisa memperoleh ide kata kunci turunan untuk dijadikan konten tulisan di website kamu.

Sama halnya dengan social media, kamu juga bisa memanfaatkan forum online sebagai riset tentang konten apa yang mereka butuhkan. Contohnya, Quora, forum online untuk tanya-jawab mengenai beragam topik. Melalui pertanyaan yang ramai mereka ajukan, kamu bisa jadikan itu sebagai keyword turunan kontenmu.

8. Buatlah konten yang berkualitas

Konten yang berkualitas adalah kunci keberhasilan agar website kamu mudah masuk ke halaman pertama Google. Memang ini terlihat bukan seperti strategi cara mencari keyword turunan. Akan tetapi, website dengan konten yang berkualitas mudah menjadi pusat perhatian orang. Sehingga orang akan akan mengunjunginya dan percaya untuk menjadikannya sebagai referensi.

Selain itu, dengan sering membuat konten yang berkualitas, kamu akan menyadari keyword turunan yang biasa dicari pengunjung situsmu.

Setelah kamu berhasil menemukan keyword turunan yang tepat. Maka, langkah selanjutnya adalah menyisipkan kata kunci turunan pada posisi yang sesuai di kontenmu. Mulai dari sisipkan di dalam judul, kemudian di dalam paragraf kontenmu. Masukkan kata kunci turunan dalam tajuk, dan subjudul konten kamu.

Tools Untuk Mencari Keyword Turunan

Sekarang saatnya kamu mencari keyword turunan dengan menggunakan tools SEO terbaik. Selain itu, kamu juga bisa menganalisis kata kunci turunan apa saja yang biasa dipakai oleh kompetitor kamu dan bandingkan itu. Hebatnya lagi, kamu akan mengetahui konten-konten terbaik dari kompetitor kamu sehingga bagus untuk dijadikan acuanmu.

Jadi, apa saja tools SEO terbaik untuk mencari keyword turunan? Ini beberapa rekomendasi kami!

Kesimpulan

Menjadi yang pertama di SERP atau halaman pencarian Google tentu menjadi target utama kita. Namun, bagi website yang terbilang masih baru dan belum memiliki authority score yang baik, kontenmu mungkin tenggelam di urutan halaman belakang.

Jika kamu belum mendapatkan peringkat yang baik untuk kata kunci utama, alihkan fokusmu  pada kata kunci turunan. Kamu bisa mengikuti cara mencari kata kunci turunan yang tadi sudah dijelaskan. Tingkatkan traffic dan peringkat kontenmu dengan bantuan tools SEO dalam mencari keyword turunan yang tepat.

Previous articleApa itu backlink dan bagaimana pengaruhnya?
Next articlePenyebab Google Adsense di Suspend
Seorang pria yang menyukai wanita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here